Wednesday, March 7, 2012

Kenapa Cuma Megaupload Yang Dimatikan

Sebenarnya banyak sekali situs yang menawarkan berbagi file seperti Megaupload. Ada, Fileserve.com, Videobb.com, Filesonic.com, Wupload.com, Uploadstation.com, dan lainnya.

Seluruh situs di atas menawarkan layanan yang mirip dengan Megaupload, misalnya akses lebih cepat dengan menjadi anggota berbayar. Plus, berbagai bonus menarik lainnya yang siap menanti para pengguna setia.

Menurut penelusuran yang dilansir arstechnica , Megaupload mengendalikan sekitar 525 server yang berada di Virginia, dan 630 di Belanda.

Tapi itu belum seberapa, konon masih ada lagi puluhan server lainnya yang disebarkan di berbagai belahan dunia. Dengan aktifitas yang sedemikian besar tak heran jika Megaupload ditaksir telah merugikan industri sekitar USD 50 juta.

Sejak didirikan tahun 2005 Megaupload terus membesar, bahkan hingga kini nilainya ditaksir sudah mencapai USD 175 juta. Padahal konten yang disediakan sebagian besar adalah bajakan.

Para pengurusnya pun kecipratan rejeki yang berlimpah. Misalnya saja Kim Dotcom yang punya 14 mobil Mercedes-Benz dengan plat nomor yang nyentrik, POLICE, MAFIA, V, STONED, CEO, HACKER, GOOD, EVIL, dan GUILTY.

Megaupload sendiri hingga kini ditaksir memiliki jumlah pengguna sekitar 1 miliar, dengan rata-rata jumlah pengunjung sehari sekitar 50 juta, membuatnya mendapat predikat situs berbagi file terbesar yang pernah ada.

Situs Megaupload juga sudah berulang kali mendapat gugatan hukum, dan yang paling anyar adalah tuntutan dari Universal Music Group (UMG). Tapi kala itu, belum ada hukum yang mampu menumbangkan situs tersebut.

Jika dilihat dari riwayat yang begitu memukau, tak heran jika pengadilan Amerika Serikat memilih membungkam situs ini terlebih dahulu, dan kemungkinan besar akan dilanjutkan ke situs sejenis lainnya.

Hingga kini proses hukum Megaupload masih terus dilakukan dan diperkirakan bakal memakan waktu lama karena melibatkan ektradisi di beberapa negara seperti China, Belanda, Inggris, Jerman, Kanada dan Philipina.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment